Budaya Popular, Culture Study, Sejarah Peradaban
Apakah Budaya Populer?
• Budaya yang dihasilkan secara massal dengan teknologi oleh dunia industri, dipasarkan secara profesional, untuk mendatangkan profit, ditujukan bagi massa publik konsumen
• Budaya yang tersebar secara global, menembus batas-batas geografis, bahasa dan perbedaan-perbedaan primordial maupun sosial.
• Budaya yang penyebarannya terkait erat dengan perkembangan teknologi informasi, khususnya media massa elektronik dan internet.. • Budaya generasi muda masa kini yang ciri-cirinya dapat dibedakan dari budaya tradisional (klasik) maupun budaya rakyat (folk culture)
• Mempengaruhi hampir semua orang dan hampir segala aspek kehidupan (seperti ‘lubang hitam’ : Hikmat Budiman)
• Budaya yang tercermin dalam MTV, Madonna, café, fast food, pakaian kasual (misalnya jeans dan T shirt), shopping mall.
BP mengabaikan nilai-nilai keseriusan, intelektualitas, penghargaan terhadap waktu dan originalitas?
Mazab Frankfurt
• Teori Budaya Massa (TBM) dikembangkan oleh kalangan intelektual Amerika seperti Dwight Macdonald.
• Akar TBM adalah pemikiran kelompok sosiolog neo-Marxist yang tergabung dalam “mazab Frankfurt” (the Frankfurt Institute for Social Research): Walter Benjamin, Theodor Adorno, Max Horkheimer, Leo Lowenthal, Herbert Marcuse dan Erich Fromm
• Mereka bermigrasi ke USA setelah terusir dari Jerman oleh rezim Nazi
Asumsi Dasar Mazab Frankfurt
• Kelas pekerja tidak menyadari posisinya sebagai kaum tertindas à tersihir oleh ideologi kaum penindas sehingga merasa nyaman dengan kondisi yang diciptakan kaum kapitalis yang menindas mereka à kesadaran semu
Asumsi dasar mazab Frankfurt
• Ideologi tsb mencerminkan kepentingan kelas penguasa à dikemas dalam mitos-mitos dan filsafat masyarakat
Asumsi dasar mazab Frankfurt
• Abad 20: ideologi kapitalis tsb disebarkan melalui “industri budaya” à seni dan hiburan yang “menghipnotis” kaum tertindas sehingga seolah-olah mereka telah hidup cukup bahagia
• Budaya yang diciptakan itu mengalihkan energi massa dari upaya mendapat pencerahan politis dan pengembangan “budaya rakyat yang sejati”
Kritik terhadap Teori Budaya Massa
• Teori Budaya Massa (TBM) mengabaikan kesamaan di antara BP dan BK/BR dalam banyak hal
• TBM bersifat elitis, obsesif terhadap masa lalu dan over pesimistik terhadap segala yang baru
• TBM mengabaikan realitas perubahan budaya
• TBM mengagungkan hirarki budaya dan cenderung anti demokrasi
Apakah Budaya Populer materialistik?
• Produk-produk BP dihasilkan secara industrial dan dipasarkan secara komersial
• Produk-produk BK dihasilkan secara individual, biasanya atas pesanan individu tertentu dari kelas atas yang mampu membayar sangat mahal à tak terjangkau oleh kebanyakan orang (kecuali replikanya)
• Produk-produk BR dihasilkan secara komunal dan dinikmati bersama di dalam komunitas à tidak bertahan di luar kehidupan komunitas terkait (kecuali ketika dikomersialkan menjadi komoditi turisme)
Apakah Budaya Populer Amoral atau Immoral?
• BP menunjukkan ekspresi anti kemapanan, anti hireraki, anti diskriminasi, anti feodalisme, menolak represi dan restriksi, mengutamakan kebebasan dan transparansi
• BP tercermin juga dalam demonstrasi mahasiswa yang menggulingkan rezim-rezim totalitarianisme (termasuk Orde Baru)
• Dalam BP, komitmen terhadap nilai-nilai etika sosial tercampur dengan ekspresi kebebasan dalam kehidupan sosial dan seksual (‘Multitasking’, mis: fenomen selebriti sebagai duta kemanusiaan).
Apakah Budaya Populer asing (westernisasi)?
• Globalisasi atau Glokalisasi ?
• BP mulai dari Barat tetapi merefleksikan semangat dan pergumulan universal?
• ‘Lokal’ bukan penerima pasif dari BP
• ‘Lokal’ bukan hanya penerima tetapi juga ‘pemasok’ elemen- elemen BP
• Apakah Budaya Klasik dan Budaya Rakyat tidak mengandung unsur ‘asing’?
disadur dari Teologi dan Budaya Populer, Universitas UKDW, Yahya Wijaya
Budaya Popular = Culture Study = Civilitation History Study
Posted by
agungpsiko
, Saturday, January 23, 2010 at 10:07 AM, in
Labels:
Budaya Popular,
Civilitatin History Study,
Culture Study
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment